jengker.com – kini kabar yang kurang baik mulai menghinggapi SM*SH, Boyband beranggotakan 7 orang yang terbetuk pada tahun 2010 ini setelah hampir 2 tahun mengihasi belantika musik Tanah air kini mereka di isukan bakal bubar, bakal bubarnya SM*SH ini kabar hanya di picu oleh masalah pembagian honor yang tidak merata mungkinkah SM*MS bakal beneran bubar gara honor ?
kabar bubarnya SM*SH ini santer terdengan setelah sebuah tabloid di Jakarta memberitakan polemik yang tengah dialami antara pendiri SM*SH dengan orang tua para personil Boyband SMASH, para orang tua ini menuntut kenaikan honor anak mereka yang kini sudah menjadi terkenal dari yang awalnya hanya 40% naik manjadi 60%.
sedang kan sang pendiri dari Boyband SMASH itu sendiri sudah mengeluarkan dana yang cukup banyak bahakan dana yang di keluarkan mencapai ratsan juta rupiah, dana itu semua di keluarkan guna kepentingan untuk mendongkrak popularitas nama SMASH ke dunia hiburan tanah air, seperti yang di beritakan bahwa sang pendiri SMASH sudah mengeluarkan biyaya sebesar Rp.200Jt untuk biyaya awal dan Rp.24Jt per pekan hanya untuk biaya operasional.
SMAHS namapaknya tak mau memperdulikan berita miring tentang bubarnya mereka, bahaka salah Bisma salah satu personi SMAHS ini mengatakan jika kabar bubarnya mereka dan maslah honor hanyalah sebuah gosip semata. berikut seperti di lansir dari sidomi di kutip jengker (19/9).
“Kita harus stay positif dan kita tak terpengaruh pandangan-pandangan orang, kayaknya itu cuma gosip aja,” kata Bisma.
“Daripada buat mikir itu (isu bubar), mendingan kita mikir, mau buat konsep atau bikin apalagi ke depan,” ujar Rafael.
seiring dengan semakin melambungnya nama SMAHS di kabarkan jika antara sang pendiri dengan orang tua para personil SMAHS sedang terjadi perebutan hak cipta, juga sudah du isukan jika mereka sudah bersiap untuk mengganti nama. dan para personil SMAHS ini tidak begitu menghiraukan gosip itu.
“Enggak, itu kabar burung, sih,” kata Morgan. “So far, kami masih bertujuh, masih banyak tanggung jawab ke depannya, tanggung jawab yang harus kami kerjain.”
Jengker.com Waktunya Tahu Dunia

