Wajib Baca!
You are here: Home » Travel » Masjid Dengan Pilar Dari Pohon Cabai

Masjid Dengan Pilar Dari Pohon Cabai

masjid taqwa 300x150 Masjid Dengan Pilar Dari Pohon CabaiJengker.com – Masjid tua yang berusia sekitar 450 tahun di Dusun Jerrae, Desa Allakuang, Kecamatan Maritanggae, Kabupaten Sidrap. Konon katanya masjid yang diberi nama Masjid Taqwa itu keempat pilarnya terbuat dari tanaman cabai.

Masjid tua andalanan Bumi Nene Mallomo ini dibangun sekitar tahun 1607 oleh Syech Bojo, Lapatiroi, dan La Pagala alias Nene Mallomo dengan menggunakan kayu dari tanaman cabai sebagai pilar utama dari masjid tua ini.

Imam Masjid Tua Taqwa H Bantong (85) mengatakan dari cerita turun-temurun, pilar utama dari masjid tua ini terbuat dari batang tanaman cabai dan hingga saat ini belum pernah direnovasi khususnya pada bagian pilar itu. S

eluruh bangunan belum pernah direnovasikecuali atap masjid yang terbuat dari ijuk tahun 2000 lalu diganti dengan seng. Tahun 2009 mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi untuk pemasangan lantai dari keramik dan sebagian dari kas masjid.

Saat dibangun, yang mengimami masjid ini adalah Syeckh Bojo sekaligus yang menyebarkan agama Islam di kalangan penduduk saat itu dan setelah wafat diteruskan oleh Addatuang Panguriseng hingga turun-temurun.

Masjid ini pernah menjadi pusat pendidikan Islam yang menelorkan sejumlah tokoh agama terkemuka seperti KH Abdu Pabbaja dan KH Yunus Maratang.

Dulunya masjid ini sempat tidak digunakan shalat Jumat selama 30 tahun lebih tanpa ada alasan yang jelas. Namun sejak tahun 1979 hingga tahun 2009, masjid ini tidak pernah digunakan jamaah untuk shalat Jumat dan hanya untuk shalat fardu saja

Namun berkat kegigihan Bahri, salah seorang tokoh masyarakat Jerrae, masjid ini kembali ditempati shalat dan dibuka langsung oleh Kepala Kejaksaan dan Bupati Sidrap pada tahun 2009 lalu, untuk shalat Jumat.

Itu pun setelah masyarakat membubuhkan tanda tangan di secarik kertas sebagai tanda persetujuan menempati masjid untuk shalat Jumat.

About Rachma Nurlailla

Paling suka dipanggil Miss Aylla.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top