Jengker.com – Prancis melawan Inggris malam nanti akan menjadi big match lainnya yang ditunggu pecinta bola. Dalam sebuah turnamen, kemenangan pertama penting untuk mengangkat moral di pertandingan selanjutnya. Misi itulah yang akan diemban Les Blues maupun skuat The Three Lion di grup D.
Inggris dan Prancis mengulang pertemuan di Euro 2004. Pada laga delapan tahun lampau yang juga menjadi pembukaan di penyisihan grup, Prancis yang dimotori Zinedine Zidane sukses menang 2-1. Hanya, saat itu, Prancis yang berstatus juara bertahan nyaris tumbang bila tidak diselamatkan dua gol Zidane di menit terakhir yang semuanya tercipta dari bola mati.
Duel tersebut menjadi salah satu pertemuan klasik Inggris dan Prancis. Dengan materi pemain yang sudah sangat berbeda, kini kedua tim berduel untuk mengawali pertarungan di Grup D Euro 2012 di Donbass Arena, Donetsk, Senin (11/6) malam.
Tak ada yang dirahasiakan dari Inggris dan Prancis. Bagaimana tidak. Hampir semua pilar Les Bleus bermain di Liga Premiere Inggris. Tidak kurang dari duo bek Laurent Koscielny dan Patrice Evra, Florent Malouda serta Samir Nasri merupakan pilar dari Arsenal, Manchester United, Chelsea sampai Manchester City. Mereka sudah mengakrabi para pemain yang menjadi tulang punggung the Three Lions.
Bahkan pelatih Laurent Blanc pun sudah hafal dengan karakter Inggris. Apalagi, dirinya pernah bermain di MU. Hubungan seperti layaknya saudara kandung ini menjadikan laga tersebut memiliki tensi tinggi.
“Inggris selalu memberikan segalanya setiap kali menghadapi Prancis. Ini yang selalu menaikkan laga tersebut di atas normal. Kami harus memiliki fisik yang kuat (untuk menghadapinya). Ini akan menjadi laga yang berat. Tapi kami tak takut menghadapi tim mana pun,” kata Blanc.
Inggris mungkin menjadi tim yang persiapannya morat-marit. Mereka ditinggalkan manajer Fabio Capello dan FA baru menunjuk Roy Hodgson hanya satu bulan sebelum Euro 2012. Bahkan saat tim-tim lain sudah mempersiapkan diri, Hodgson malah memberikan libur kepada pemainnya.
Meski demikian, Inggris melakukan persiapan uji coba dengan meraih kemenangan atas Norwegia dan Belgia dengan skor sama 1-0. Sukses itu yang menaikkan moral pasukan Hodgson.
“Pemain yakin mereka bisa menang. Tak diragukan lagi. Tidak ada rasa takut meski kami menaruh respek. Ini respek yang positif karena mereka pantas mendapatkannya. Bila Anda tak pernah kalah di 21 pertandingan, itu menunjukkan timnya memang bagus dan pantas mendapat respek,” kata Hodgson.
“Kami sudah mengenal pemain Prancis. Sebagian besar mereka bermain di Inggris. Kami tahu kualitas mereka. Pemain kami selalu menghadapi mereka pekan demi pekan,” jelasnya.
Hanya, skuad Inggris sudah ditinggalkan pemain terbaik. Mereka kehilangan Gareth Barry, Gary Cahill dan Frank Lampard yang mencetak gol saat melawan Prancis di Euro 2004. Striker Wayne Rooney pun menjalani larangan dua pertandingan. Bahaya bagi Inggris.
Rekor pertemuan Perancis vs Inggris:
18/11/10 (FRI) England 1 – 2 France
27/03/08 (FRI) France 1 – 0 England
14/06/04 (EUC) France 2 – 1 England
02/09/00 (FRI) France 1 – 1 England
10/02/99 (FRI) England 0 – 2 France
07/06/97 (FRI) France 0 – 1 England
14/06/92 (EUC) France 0 – 0 England
LIMA LAGA TERAKHIR KEDUA TIM
Perancis:
16/11/11 (FRI) France 0 – 0 Belgium
01/03/12 (FRI) Germany 1 – 2 France
28/05/12 (FRI) France 3 – 2 Iceland
01/06/12 (FRI) France 2 – 0 Serbia
06/06/12 (FRI) France 4 – 0 Estonia
Inggris:
13/11/11 (FRI) England 1 – 0 Spain
16/11/11 (FRI) England 1 – 0 Sweden
01/03/12 (FRI) England 2 – 3 Netherlands
27/05/12 (FRI) Norway 0 – 1 England
03/06/12 (FRI) England 1 – 0 Belgium
PRAKIRAAN LINE-UP
Prancis (4-2-3-1)
Lloris, Debuchy, Rami, Mexes, Evra, Cabaye, Diarra, Nasri, Malouda, Ribery, Benzema
Inggris (4-4-1-1)
Hart, Johnson, Terry, Lescott, Cole, Milner, Gerrard, Parker, Downing, Young, Welbeck
Prosentase kemenangan: 47 : 53
Jengker.com Waktunya Tahu Dunia
